Penebangan pohon dan pemecahan coran beton drainase yang tersumbat merupakan upaya penanganan penyumbatan saluran air dan pencegahan banjir yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dinas terkait di Kota Tanjungbalai dan daerah lain. Kegiatan ini melibatkan pembersihan parit, pemangkasan ranting pohon, dan penggunaan alat berat untuk memecah beton yang menghalangi aliran air agar tidak terjadi genangan air atau banjir.
Latar Belakang dan Tujuan
Penyebab Penyumbatan:Akar pohon yang tumbuh agresif bisa melilit dan merusak pipa saluran drainase, menyebabkan penyumbatan sebagian atau seluruhnya. Selain itu, sampah dan endapan lumpur juga dapat menyumbat drainase, terutama saat musim hujan.
Dampak:Penyumbatan drainase dapat menyebabkan genangan air, banjir, kerusakan jalan, serta masalah kesehatan di sekitar area yang terkena dampak.
Tujuan Kegiatan:Memastikan aliran air dapat berjalan lancar untuk mencegah banjir, menjaga keamanan dan kenyamanan warga, serta menjaga fungsi optimal sistem drainase.
Proses Penanganan
1. Identifikasi Masalah:Lokasi penyumbatan pada saluran drainase diidentifikasi untuk menentukan tingkat gangguan terhadap aliran air.
2. Pohon dan Ranting:Pohon yang terlalu tua, rapuh, atau berbahaya, serta ranting-ranting yang berpotensi patah, ditebang atau dipangkas untuk mencegah bahaya.
3. Pemecahan Cor Beton:Jika coran beton menjadi penghalang, alat berat seperti breaker atau jackhammer digunakan untuk memecah beton tersebut menjadi ukuran yang lebih kecil.
Pecahan beton tersebut kemudian dibersihkan agar tidak menghalangi aliran air.
4. Pembersihan Parit:Parit dibersihkan dari sampah, lumpur, dan material lain yang menyumbat.
5. Pembersihan Menyeluruh:Setelah batu atau coran beton dipecah, area tersebut dibersihkan dari puing-puing untuk memastikan aliran air kembali lancar.

