Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim Batubara, S.E.,M.A.P yang karib disapa Kadek, ternyata selama ini menyimpan rasa gundah, kecewa dan menolak stigma negatif yang selalu saja dilabelkan dan dikaitkan dengan nama Tanjungbalai.
Bagaimana tidak, selama dua dekade belakangan ini, nama Tanjungbalai acap kali disebut dalam setiap persoalan negatif seperti penyelundupan, tindak pidana perdagangan manusia dan narkoba.
Meski ratusan masalah kriminal itu sebenarnya tidak terjadi di wilayah Kota Tanjungbalai, namun masyarakat umum, apalagi masyarakat luar daerah, selalu saja menyebut nama Kota Tanjungbalai. Seolah Kota ini merupakan sebuah kawasan tempat berkumpulnya mafia kelas berat.
Biasanya Mahyaruddin Salim selaku Wali Kota Tanjungbalai tidak pernah hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti berupa Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) yang kerap dilakukan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tiipe Madya Pabean C Teluk Nibung di Bagan Asahan
