Skip to content
  • Beranda
    • BPBD Kota Tanjungbalai
BPBD KOTA TANJUNGBALAI

BPBD KOTA TANJUNGBALAI

#Menuju Tanjungbalai Emas

Picsart_26-02-09_00-40-41-604
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • Februari 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Maret 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019
  • Mei 2019
  • April 2019
  • Maret 2019
  • Februari 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • November 2018
  • Oktober 2018
  • September 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Juni 2018
  • Mei 2018
  • April 2018
  • Maret 2018
  • Februari 2018
  • Januari 2018
  • Desember 2017
Primary Menu
  • Beranda
    • BPBD Kota Tanjungbalai
Video Viral
  • Tak Berkategori

Penghancuran Parit Saluran Drainase yang Tersumbat

Admin BPBD 2 Agustus 2025 2 minutes read
IMG-20250802-WA0012

 

Penghancuran batuan pada parit drainase, atau lebih tepatnya dalam konteks ini adalah “perbaikan parit drainase dengan penghancuran batuan,” mengacu pada proses menghilangkan batuan atau material keras lainnya yang menghalangi aliran air di dalam parit. Tujuannya adalah untuk memastikan parit dapat berfungsi optimal dalam mengalirkan air, mencegah banjir, dan mengatasi masalah erosi.
Proses ini bisa melibatkan beberapa tahapan, tergantung pada kondisi parit dan jenis batuan yang ada:

1. Identifikasi Masalah:Pertama, perlu diidentifikasi area parit yang mengalami penyumbatan akibat batuan. Ini bisa dilakukan dengan pengamatan visual atau menggunakan alat tertentu.

2. Penghancuran Batuan:Setelah area masalah diidentifikasi, batuan akan dihancurkan. Metode penghancuran bisa bervariasi, mulai dari penggunaan alat berat seperti excavator atau jackhammer untuk batuan besar, hingga penggunaan palu dan pahat untuk batuan yang lebih kecil.

3. Pembuangan Material:Material batuan yang telah dihancurkan kemudian dibuang dari parit.

4. Perbaikan dan Penguatan:Setelah batuan dihilangkan, parit mungkin perlu diperbaiki dan diperkuat untuk mencegah masalah serupa di masa depan.

5. Pembersihan dan Perawatan Rutin:Setelah perbaikan selesai, parit perlu dibersihkan secara rutin dari sampah dan material lain yang dapat menyumbat aliran air.

Penting untuk dicatat bahwa penghancuran batuan pada parit drainase sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman, karena melibatkan potensi risiko dan membutuhkan pengetahuan tentang teknik perbaikan yang tepat.

https://bpbd.tanjungbalaikota.go.id/wp-content/uploads/2025/08/VID-20250802-WA0026.mp4

About the Author

Admin BPBD

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pembongkaran Drainase
Next: Pengerukan Parit di Tanjungbalai

Related News

Videoshot_20260223_222428
  • Tak Berkategori

Pembongkaran Beton Drainase

Admin BPBD 23 Februari 2026
  • Tak Berkategori

Puasa Tetap Laksanakan Tugas

Admin BPBD 21 Februari 2026
  • Tak Berkategori

Beton Drainese Dibongkar

Admin BPBD 18 Februari 2026
  • Beranda
    • BPBD Kota Tanjungbalai
© BPBD Kota Tanjungbalai 2026 | MoreNews by AF themes.